Advertisement

Link Banner

Grup Bakrie Siap Diperiksa Soal Kasus Pajak Gayus

Posted by YUDI SETIADI


Berkali-kali disebut dalam persidangan kasus Gayus H. Tambunan, perusahaan Grup Bakrie akhirnya menyatakan siap dipanggil untuk memberi keterangan.

"Kami menghormati prosedur hukum," kata juru bicara PT Bumi Resources, Dileep Srivastava, Selasa lalu. Namun Dileep meminta Gayus membuktikan semua tuduhannya.

Pengusaha Aburizal Bakrie kemarin juga mempersilakan aparat memeriksa para pejabat Grup Bakrie. Namun Ketua Umum Golkar itu meminta agar nama baik dia dan anak buahnya dipulihkan bila pengakuan Gayus tak terbukti."Akan kami hormati apa pun keputusan pengadilan," kata juru bicara Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa, mempertegas pernyataan Aburizal melalui telepon tadi malam.

Senin lalu, kuasa hukum Gayus, Adnan Buyung Nasution, meminta majelis hakim memanggil PT Bumi Resources, PT Kaltim Prima Coal, dan PT Arutmin Indonesia ke persidangan. Menurut Buyung, kehadiran tiga anak perusahaan kelompok Bakrie itu penting untuk membongkar asal-usul uang di rekening Gayus, yang berjumlah lebih dari Rp 100 miliar.

Anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, Jumat lalu juga menyinggung pengakuan Gayus itu. Kepada tim Satuan Tugas, Gayus mengaku menerima uang paling banyak dari Grup Bakrie.

Kepada penyidik dan majelis hakim, Gayus pun pernah mengatakan menerima uang sekitar US$ 3 juta dari kelompok Bakrie pada 2008, ketika dia menjadi petugas penelaah banding kasus pajak.

Seperti bantahan kelompok Bakrie sebelumnya, Lalu Mara kemarin mengatakan semua perusahaan keluarga Bakrie tak terkait dengan kasus mafia pajak. "Bumi, misalnya, selalu melaporkan keuangannya. Sebab, itu perusahaan publik," kata Lalu Mara.

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/fokus/2010/11/18/fks,20101118-1586,id.html

{ 0 comments... or add one}


Posting Komentar