Advertisement

Link Banner

Otak Paspor Palsu Gayus Buka Konsultan Bisnis

Posted by YUDI SETIADI



Otak pemalsuan paspor milik Gayus Tambunan, John Jerome Grice diduga telah beberapa tahun tinggal di Indonesia. Warga negara Amerika Serikat itu membuka praktik sebagai konsultan bisnis.

“Kalau dilihat penjelasan saksi, sudah sekitar tahun 2007 yang bersangkutan (John Jerome) sudah melaksanakan aktivitasnya sebagaikonsultan bisnis,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin 17 Januari 2011.

Namun, lanjut dia, untuk kasus pembuatan paspor, John Jerome baru terungkap saat membuat paspor palsu atas nama Sony Laksono untuk Gayus. “Kalau terkait pembuat paspor baru terungkap waktu membuat atas nama Sony Laksono ini,” kata Boy.

Boy pun tak mau menyebutkan lokasi praktik John Jerome sebagai
konsultan bisnis itu. Menurut dia, tempat John Jerome berpraktik
sebagai konsultan bisnis berpindah-pindah. “Berpindah-pindah, ada di suatu tempat kantor yang sedang kita teliti,” kata dia.

Boy menambahkan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan, John Jerome memiliki peran penting dalam menerbitkan paspor palsu atas nama Sony Laksono milik Gayus.

Peran itu antara lain menerima pembayaran uang pembuatan paspor yang terungkap US$100 ribu, dimana US$2.500 diantaranya diberikan kepada A yang telah menjadi tersangka. “Yang menyerahkan paspor kepada Gayus adalah yang bersangkutan, diserahkan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Utara,” kata Boy.

Kini, John Jerome menjadi buronan Polri alias masuk dalam Daftar
Pencarian Orang. Boy mengatakan John Jerome diduga telah kabur ke sebuah negara Asia sejak Juli 2010 sesaat setelah menyerahkan paspor kepada Gayus.

Menurut Boy, untuk mencari John Jerome, Polri telah bekerjasama dengan Interpol. “Karena untuk mencari dan menangkap orang di negara lain tidak bisa sembarangan, harus bekerja sama dengan interpol,” kata dia.


Sumber: http://jadiberita.wordpress.com/2011/01/17/otak-paspor-palsu-gayus-buka-konsultan-bisnis/

{ 0 comments... or add one}


Posting Komentar