Advertisement

Link Banner

IKAN ANEH DALAM DANAU

Posted by YUDI SETIADI

SEBARKAN ARTIKEL
"IKAN ANEH DALAM DANAU" Ini ke -->

FACEBOOK | TWITTER | GOOGLE + | PINTEREST

Big Fish

Mizuumi no kegyo

Dahulu kala di sebuah desa di Hokkaido hiduplah seorang pemuda pemberani. Pemuda itu bernama Kannakamui. Ia telah sering bertarung melawan segala macam binatang buas di hutan. Karena keberaniannya itu, ia menjadi sangat terkenal di kalangan masyarakat desa sekitarnya. Banyak anak-anak kecil yang mengunjungi rumahnya di atas bukit hanya untuk mendengarkan kisah-kisah pertarungannya.

Pada suatu ketika, di desanya terdapat suatu bencana yang sangat mengerikan.Dua dari tiga orang nelayan yang sedang pergi menjala ikan di danau diserang oleh seekor ikan raksasa hingga tewas. Hanya satu orang yang bisa meloloskan diri dan melapor kejadian itu ke kepala desa. Sejak saat itu seluruh nelayan tidak berani lagi mencari ikan di danau. Kepala desa sangat sedih melihat masyarakatnya yang semakin merana hidupnya. Akhirnya kepala desa beserta warga desa lainnya mengadakan pertemuan bersama. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk meminta tolong Kannakamui yang tinggal di atas bukit.

Malam itu juga, kepala desa bersama para penasehatnya mengunjungi rumah Kannakamui dan berkata,

“Kannakamui, kami mohon dengan sangat agar engkau bersedia membantu kami!” kata kepala desa.

“Bapak kepala desa, sebenarnya aku senang bila dapat membantu warga desa, tapi aku tidak pernah bertarung dengan makhluk yang hidup dalam air. Selama ini aku hanya bertarung dengan makhluk di darat. Jadi mohon maaf, aku tidak bisa membantu.” Kata Kannakamui dengan menyesal.

Beberapa kali mereka berusaha meyakinkan Kannakamui agar bersedia menolong warga desa, tetapi ia tetap saja tidak bisa membantu.

Suatu hari, ketika Kannakamui sedang berburu rusa di dekat danau, ia melihat kejadian yang sangat mengerikan. Ketika ia sedang mengintip seekor rusa jantan yang sedang minum air di danau, tiba-tiba seekor ikan raksasa muncul dari dalam air dan langsung melahar sang rusa hingga tak tersisa. Kannakamui sangat terkejut, ini pertama kalinya ia melihat ikan raksasa yang sangat buas. Ingatannya kembali kepada penduduk desa yang beberapa hari lalu datang meminta tolong kepadanya. Ia sangat kasihan kepada mereka. “Aku harus menolong penduduk desaku!” katanya dalam hati.

Kannakamui pulang ke rumahnya dan menyiapkan segala keperluan untuk menangkap ikan raksasa tersebut. Setelah semuanya siap, ia pergi ke desa nelayan.

“kepala desa, aku sudah siap memburu ikan buas itu!” katanya lantang.

Mendengar hal itu, kepada desa sangat terkejut. Tetapi ia juga senang karena Kannakamui bersedia menolong penduduk desa. Ia pun akhirnya mengumpulkan beberapa nelayan untuk membantu Kannakamui. Tidak beberapa lama kemudian, dengan ditemani oleh dua orang nelayan yang pernah menyaksikan kejadian yang sesungguhnya, ia pun pergi berperahu ke tengah danau. Setelah ditunggu beberapa lama, muncullah sang ikan raksasa. Ikan tersebut berputar-putar mengelilingi perahu Kannakamui. Beberapa kali tombak Kannakamui dilemparkan ke arah tubuh sang ikan, tetapi selalu terpental. Kulit ikan tersebut begitu kerasnya hingga benda tajam apapun sepertinya tak mampu menembusnya. Akhirnya ketika sang ikan mendekati perahunya, Kannakamui melompat dan menaikki kepala sang ikan. Dihujamkannya tombak yang tinggal satu-satunya itu kea rah kepala sang ikan hingga menancap cukup dalam. Sang ikanpun mengamuk sehingga perahu yang ditumpangi dua nelayan itupun terbelah menjadi dua. Pertarungan sengit terjadi antara Kannakamui dan ikan raksasa itu. Kannakamui terseret ke dalam air dan terus melakukan perlawanan terhadap sang ikan. Sementara itu salah seorang nelayan yang berhasil meloloskan diri dari serangan ikan tersebut kembali ke desa dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa. Hari itu mereka menunggu kedatangan Kannakamui dengan gelisah. Namun, sayangnya Kannakamui tidak pernah kembali lagi ke desa. Demikian juga dengan sang ikan tidak pernah menampakkan dirinya lagi setelah kejadian itu.

Beberapa hari kemudian, masyarakat dikejutkan dengan bangkai ikan raksasa yang terdampar di tepi danau. Rupanya bangkai ikan tersebut adalah ikan besar yang pernah bertarung dengan Kannakamui karena di kepala sang ikan tertancap tombak yang kuat. Rupanya sang ikan meninggal karena kehabisan darah akibat bertarung dengan Kannakamui. Ketika perut ikan itu dibelah, mereka juga tidak menemukan sisa tubuh Kannakamui. Kemana Kannakamui? Apakah ia sudah meninggal atau pergi ke tempat lain? Tidak seorangpun yang tahhu. Nemun, walaupun Kannakamui tidak pernah kembali, warga desa sangat berterima kasih atas jasa-jasanya menyelamatkan warga desanya.

Note:
Cerita ini berjudul asli Mizuumi no kegyo (Ikan aneh dalam danau) yang berasal dari Prefektur Hokkaido. Dilihat dari nama tokoh cerita, diperkirakan bahwa cerita ini berasal dari suku Ainu yang tinggal di utara Jepang. Nilai positif yang dapat diambil adalah perasaan mau berkorban untuk orang lain adalah perbutan yang mulia.

{ 0 comments... or add one}


Posting Komentar